Yuk kita melihat diri kita sedikit lebih jauh ke depan, bahwa kita pasti punya impian-impian di masa depan, dan setiap impian pastinya butuh biaya. Contoh impian: ingin punya HP Nokia N90 (hehe...), ingin punya rumah, ingin punya mobil, ingin sekolah S2. Ada impian2 yang biasanya terkait dengan fase kehidupan manusia, seperti: menikah (minimal butuh biaya untuk beli cincin), biaya melahirkan (kalo cesar bisa 10jt lho bro), biaya anak masuk TK, SD, SMP, SMA, kuliah (sudah kebayang berapa uang masuk ke Fakultas Kedokteran? brr..).
Yang paling seru adalah berapa banyak yang harus kita tabung supaya bisa pensiun bahagia (definisi bahagia: selalu ada biaya utk berobat, plesir ke luar negeri, hehe..). Ini menjadikan perencanaan keuangan sangat penting untuk kita kenali sedini mungkin. Semakin dini kita mulai, semakin sedikit jumlah uang yang harus kita tabung setiap bulannya. Semakin dini kita mulai, kita bisa tahu dimana posisi keuangan kita sekarang dan seberapa kita sudah dekat dengan impian-impian kita.
Saya berikan ilustrasi saja ya. Anggaplah usia kita sekarang 30 tahun, dan sudah punya penghasilan. Misal kita ingin pensiun di usia 50 tahun, dengan standar hidup 5 juta per bulan. 5jt per bulan ini asumsinya hanya digunakan untuk biaya hidup sehari2, biaya kesehatan, biaya plesir, tanpa ada tanggungan (anak sudah mandiri semua). Dengan skenario ini, maka kita harus menabung sekitar 790rb per bulan.
Nah sekarang, coba seandainya saya mulai menabung tidak di usia 30 tahun, tapi di usia 23 tahun. Anggaplah pada usia itu kita sudah punya penghasilan dari proyek atau bisnis kecil2an. dengan skenario yang sama seperti diatas (utk tujuan pensiun), maka kita hanya perlu menabung sekitar 194rb per bulan.
Selisihnya lumayan kan, dan nilai setoran per bulannya tidak terlalu memberatkan. Begitu pula untuk memenuhi impian2 kita lainnya, jika kita mulai sejak dini, pastinya tidak menjadi beban. Bagi kita yang saat ini sudah berkeluarga, pastinya familiar dengan "ngutang". Mengambil hutang memang lumrah dilakukan sebagai salah satu cara memenuhi kebutuhan kita saat ini. Tentunya kita tidak ingin tahun2 ke depan kita terus menerus hutang kan.
Kok bisa dengan nabung 194rb kita bisa pensiun, bagaimana cara menghitungnya, dan sebagainya, akan saya ulas di kesempatan lainnya. Posting ini adalah sebagai perkenalan perdana saya, semoga menggugah kita untuk memulai perencanaan keuangan sejak sekarang.


